Irpan's posts with tag: journey

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag journey
Posted by Irpan on Aug 11, '08 12:30 AM for everyone
Belakangan ini saya mencoba mencari informasi mengenai beberapa kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) karena ingin mengetahui lebih jauh dan sebenernya tertarik juga dengan kamera tipe ini. Kenapa DSLR, mengapa tidak kamera digital pocket aja?, yah mungkin itu pertanyaan yang pernah terbesit dibenak saya ketika itu dan jawabannya cukup simple karena saya ingin sedikit serius pada dunia fotografi :)
Setelah mencari dan memperoleh info dari sana-sini, saya menemukan bahwa kebanyakan orang-orang yang bermain di dunia DSLR, mata mereka telah tertutup pada dua brand yaitu Canon dan Nikon. Hampir semua orang yang saya minta rekomendasi kamera DSLR jawabannya selalu Canon atau Nikon, sampai ada istilah yg cukup 'provokatif' bahwa di dunia DSLR, 'agama'nya hanya dua yaitu Canon atau Nikon ^^ (maaf buat penggemar merk lain, bukan bermaksud merendahkan merk lainnya).
Sebenernya kalau kita mau sedikit objective sih banyak juga produk DSLR dari produsen lain yang cukup bagus seperti Olympus, Pentax, Sony, dll. Dibeberapa review yang saya temukan banyak juga yang mengunggulkan merk selain Canon dan Nikon setelah melakukan komparasi kamera DSLR yang sekelas dari berbagai parameter seperti kemudahan, kualitas image, fitur, harga, dll. Namun, susah juga memang kalau sudah terlalu fanatik pada satu merk karena biasanya cukup sulit pindah kelain hati ^^
Akhirnya semua tergantung 'the man behind the gun' alias fotografernya, mau pake merk apapun dengan tipe DSLR apapun juga kalau memang fotografernya canggih yah hasilnya akan bagus juga. Sebaliknya secanggih dan semahal apapun kameranya kalau dipakai oleh pemula ya jangan harap pula hasilnya akan sama dengan fotografer professional. Nah, kalo ada yang bingung antara Canon atau Nikon ya tinggal masalah selera aja gitu katanya, selain itu pertimbangkan juga komunitas sekitar kita, mana yang lebih banyak digunakan oleh komunitas.
Selanjutnya, setelah beli kamera DSLR paling akan nangis setelah melihat harga lensa kamera DSLR (halah... lebai banget) secara harganya berkisar dari ratusan ribu sampai dengan ratusan juta rupiah ;p

Posted by Irpan on Dec 28, '07 4:20 AM for everyone
Yup, hari ini adalah hari terakhir saya berada di tempat ini, Insya Allah awal tahun depan saya sudah berada ditempat yang baru. Perpisahan memang cukup berat dan mengharukan, apalagi ternyata saya pribadi sudah mulai menyukai tempat dimana saya berada sekarang ini. Namun, saya sudah bertekad untuk keluar dari comfort zone ini mencari sesuatu yang baru dan lebih baik. Ada sebuah cita-cita dan harapan yang ingin saya capai sehingga mendorong dan menguatkan saya mengambil jalan ini. Insya Allah, saya yakin bahwa jalan ini merupakan jalan yang terbaik yang ditunjukkan oleh Allah SWT kepada saya.

Posted by Irpan on Nov 22, '07 8:52 PM for everyone
Meninggalkan pendidikan formal untuk mencapai cita-cita dan masa depan, itulah yang ingin diceritakan dari sebuah lagu yang berjudul My Generation. Tidak mudah memang dan juga butuh keberanian, mengorbankan pendidikan karena kita berfikir bahwa pendidikan merupakan suatu jalan (yang mudah dan masuk akal) untuk mencapai masa depan. Namun, ada juga yg menjadi icon keberhasilan dengan jalan tersebut, sebut saja Bill Gates, yang meninggalkan kampus dan memulai sebuah perusahaan yang bernama Microsoft (pada tau kan ^ ^). Nah gimana kalo sejak SMP sudah keluar dari sekolah, bukan karena tidak mampu (baik secara kecerdasan maupun materi/finansial) akan tetapi memilih untuk mencari 'cara yang berbeda' untuk meraih cita-cita dan masa depannya.

My Generation by YUI - English translation

I breathed in the wind that blew on the field
from a small window and sighed

I became sick of expecting good things
and I became all lonely
but that doesn’t mean I gave up

When the school bell finishes ringing
Reality should move on faster

The feeling was a bit different
than breaking a glass window
We were free from the start

It’s just that I can’t express my dream with words
The time I hurt others not mattering who, and cried the whole night
I don’t expect people to understand
I was controlled by the weakness of not being able to believe in my own dreams
Sixteen My dream

I don’t want to lose to the me when I was 16,
with my uniform thrown away.

Even when I knew people were pointing at me,
I never turned around
I believed I could still keep going on.

The reason I couldn’t sacrifice was because if I lost my hope,
I’ll go back to being lost in my path.

I don’t want to be bothered
I know that if I am ready and aware
I’ll always be free

My dream will never break apart
I started walking despite the unpatience for the next season
and took back the time that I was downcast
The generation that changed since I was able to strongly believe in my dreams
Sixteen My dream

Rested against the cracked wall of the school
I swore I’ll show that I can make my dream come true

It was just that I couldn’t express my dreams with words
and I was controlled by the weakness of not being able to believe in them
Sixteen My dream

(translated by aihart92011yui)


Posted by Irpan on Mar 23, '07 2:27 AM for everyone

Pada tanggal 17 s/d 19 Maret 2007 kemarin, saya dan beberapa teman berkesempatan untuk mengunjungi sebuah tempat di daerah Jawa Barat yaitu Ciamis. Sebenarnya, pada rentang waktu tersebut juga dari kantor ada acara jalan-jalan ke Thailand, tapi karena saya bukan termasuk karyawan tetap maka saya tidak bisa ikut ke Thailand . Walaupun tidak dapat ikut ke Thailand, gpp deh, yang penting bisa liburan ke Ciamis, lumayan hari Senin kan hari libur nasional .

Tempat yang saya kunjungi sebenarnya merupakan kampung halaman dari salah seorang teman, jadi ceritanya saya diajak oleh teman saya tersebut. Sebelum berangkat kami berkumpul di rumah salah seorang teman, kemudian kami bertiga berangkat menuju terminal bis lebak bulus. Di terminal bis lebak bulus, seorang teman sudah menunggu disana, kemudian kami menaiki sebuah bis jurusan Jakarta-Tasikmalaya, dari terminal lebak bulus tidak ada bis langsung ke Ciamis karenanya kami menaiki bis tersebut. Sampai di terminal bis Tasikmalaya kurang lebih pukul 14.30 dari pukul 08.30 dari terminal lebak bulus, kesan saya di terminal Tasikmalaya adalah terminal tersebut cukup besar dan luas dan lagi cukup bersih untuk ukuran sebuah terminal besar. Untuk sampai ke lokasi, kami harus naik bis lagi ke terminal Ciamis, kemudian dari terminal tersebut masih harus naik lagi mikrolet, kemudian terakhir naik ojek, cukup jauh juga ya. Karena perjalanan kami melewati kota Ciamis, saya mencoba untuk mengamati kota trsebut, kesan saya terhadap kota Ciamis yaitu tata kota cukup teratur dan rapi sekali dan yang penting cukup bersih jika dibandingkan dengan kota-kota besar .

Daerah tempat yang kami kunjungi memiliki waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan dari kota Ciamis, namun saya lupa nama daerah tersebut , suasana desa masih terasa sekali, tapi alhamdulillah, sudah ada listrik di daerah tersebut. Hari pertama kami datang ke desa tersebut, kami langsung istirahat, karena jauhnya perjalanan membuat kami cukup letih dan waktu telah menunjukkan pukul 17.00. Rumah yang kami tempati selama kami berada di tempat tersebut merupakan rumah nenek dari teman saya. Pada malam harinya, kami jalan menyusuri desa tersebut kemudian kami mengunjungi rumah-rumah saudara teman saya tersebut untuk silaturrahim.

Pada hari kedua yang jatuh pada hari Minggu 18 Maret 2007 kami berencana untuk berziarah mengunjungi makam dari kakek dan nenek teman saya, kami pun berangkat dari pukul 7 pagi menuju pemakaman yang letaknya tidak begitu jauh. Setelah berziarah kami kembali lagi ke rumah untuk beristirahat dan siap-siap karena setelah itu teman saya berniat untuk menanam pohon albu di kebunnya. Sebelum menanam pohon, ternyata daerah yang akan ditanami masih terdapat tumbuhan pengganggu, jadi harus dibersihkan terlebih dahulu dari tumbuhan tersebut. Rencananya kami akan menanam 100 pohon, tetapi karena keterbatasan tenaga kerja dan juga karena kurang profesional , jadi pada hari itu kami hanya menanam kurang lebih 60 s/d 70 pohon. Pada malam hari kami hanya istirahat karena kecapean sehabis menanam pohon kemudian sekitar jam 22 kami bakar ikan, eh salah singkong sampai dengan pukul 01 malam.

Di hari ketiga, teman saya meneruskan menanam sisa pohon yang belum sempat ditanam kemarin, sedangkan saya dan teman yang lain istirahat kemudian memancing ikan di kolam ikan persis disamping rumah yang kami tinggali. Jam 11 siang kami siap-siap untuk perjalanan kembali ke Jakarta, setelah membereskan rumah kemudian kami pamit untuk kembali ke Jakarta. Untuk kembali ke Jakarta, kami harus menuju ke terminal bis Ciamis, kemudian sama seperti waktu kami berangkat kesini, dari Ciamis kami menuju Tasikmalaya, sebelum akhirnya bertolak ke Jakarta. Dalam perjalanan, tidak seperti waktu menuju Ciamis, di daerah Nagreg cukup macet sekali, maklum memang kalau menuju Jakarta kendaraan harus menghadapi jalan yang menanjak, sehingga harus berhati-hati. Tidak hanya di Nagreg, kemacetan juga terjadi di tol Cipularang pada sekitar km 120, namun alhamdulillah setelah melewati daerah tersebut perjalanan kembali lancar. Sampai di terminal lebak bulus waktu menunjukkan pukul 22 malam, dari terminal saya masih harus naik dua mikrolet lagi untuk sampai di rumah, dan akhirnya saya selamat sampai di rumah pada pukul 23 malam, alhamdulillah. Perjalanan yang cukup melelahkan namun lumayan bisa menggantikan suasana kota yang menjemukan walaupun hanya untuk beberapa hari .


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help